14 April 2009

Resin-Modified Glass Ionomer Cement dan Bahan Resin-Based sebagai Sealant Oklusal: Suatu Penelitian Klinis Longitudinal

Abstrak
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan retensi, keefektivan pencegahan karies dan karakteristik superfisial dua jenis bahan yang digunakan sebagai sealant oklusal.
Metode: Sampel terdiri dari 108 anak sekolah dengan mean usia 7,5+1,25 tahun, dimana terdapat 364 gigi molar satu permanen dibagi menjadi 6 kelompok: (1) grup 1 = Delton + rubber dam [hanya digunakan dalam kelompok ini]; (2) = Delton + cotton roll; (3) grup 3 = Prime&Bond 2,1 + Delton; (4) grup 4 = Vitremer dengan perbandingan bubuk/larutan 0,25:1; (5) grup 5 = Primer + Vitremer dengan perbandingan bubuk/larutan 0,25:1; dan (6) grup 6 = Vitremer dengan perbandingan bubuk/laruran 1:1.
Hasil: Setelah 12 bulan, rata-rata retensi total kelompok 6, 1, 2, 3, 4 dan 5, secara berurutan, adalah 92%, 79%, 67%, 52%, 41%, dan 12%. Pada ketiga daerah oklusal, retensinya adalah 97%, 92%, 86%, 77%, 69% dan 36%. Untuk kriteria modifikasi: proporsi yang diuji menunjukkan selisih yang signifikan secara statistik (P < 0.05) antara grup 1 dan 3; grup 6 dan 2; serta grup 3,4 dan 5 dengan grup lainnya. Jika mempertimbangkan ketiga daerah, ditemukan perbedaan yang signifikan secara statistik (P < 0.05) antara grup 1 dan 6 dengan grup 3 dan 4, grup 2 dengan grup 4, dan grup 6 dan 5 dengan grup lainnya.
Kesimpulan: Resin-modified glass ionomer cement menjadi salah satu alternatif membandingkan sebagai suatu sealant oklusal.
Kata Kunci: Pit dan fissure sealant, resin-modified glass ionomer cement, sealant berbasis-resin
Sumber: J Dent Child 2008; 75: 134-43.

Read more...

Berhitung!

Pasang Aku Yaa

go green indonesia!
Solidaritas untuk anak Indonesia

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP